Sabtu, 08 September 2012

Ternyata Myanmar Belum Pernah Minum Coca-Cola!



[imagetag]




Sepertinya tidak ada orang yang belum pernah meminum Coca – Cola. Dan sepertinya semua orang pasti mengenal minuman bersoda ini.



Namun ternyata pikiran kita salah, masih ada negara Kuba dan Korea Utarayang belum pernah mencicipi Coca – Cola. Sedangkan Myanmar baru akan mencicipi minuman bersoda ini.



Berdasarkan kabar yang diberikan Associated Press, The Coca – Cola Company, minuman bersoda tersebut akan mulai menjual produknya lagi di Myanmar setelah sekitar 60 tahun berlalu.



The Coca – Cola Company sempat melakukan bisnis di Myanmar sekitar tahun 1927. Namun pada saat itu AS melarang perusahaan ini berinvestasi di negara – negara Asia Tenggara yang masih dalam proses reformasi demokrasi.



Sampai pada akhir tahun 2011, Myanmar masih dikuasi oleh militerisasi.



Dan bulan lalu. Pemerintahan AS telah mencabut sanksinya. Perusahaan – perusahaan terkenal seperti Coca – Cola Company sudah dapat berinvestasi kembali di Myanmar.



Coca – cola akan mengimpor produk – produknya dari negara tetangga selagi Perusahaan sedang dibangun di Myanmar. Perusahaan tersebut akan menyumbang 3 juta dollar atau sekitar 28 milyar rupiah untuk pembangunan perusahaan dan membuka lapangan kerja bagi wanita Myanmar.





[imagetag]




Coca – cola bekerjasama dengan PACT yaitu kelompok non pemerintah yang mendukung inisiatif ekonomi dan kesehatan di negara – negara berkembang.



Sampai sekarang hanya Korea Utara yang belum pernah merasakan minuman bersoda Coca – Cola tersebut. Sebenarnya Kuba adalah salah satu negara pertama yang terdapat Coca – Cola. Namun karena pemerintahan yang dipimpin oleh Fidel Castro, aset swasta disita setelahRevolusi Kuba.



 Sumber

#ad2fcb


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar