Minggu, 09 September 2012

[renungan] Kisah Hidup si Kupu-Kupu dalam Kepompong



[imagetag]




Terkadang masalah di dalam hidup itu membuat seseorang menjadi dewasa dan berkembang, dan bukan menjadi halangan.



Diceritakan hiduplah seorang pria yang sangat penyayang. Ia selalu memperhatikan alam dan kehidupan di sekitarnya. Ia sangat peduli dan tak pernah hanya memikirkan diri sendiri.



Suatu hari ia berjalan-jalan di sekitar kebun rumahnya. Di sebuah pohon, ia melihat sebuah kepompong yang ukurannya cukup besar. Diamatinya kepompong itu. Ternyata ada sebuah lubang kecil di bagian tengahnya.



Keesokan harinya, ia kembali lagi. Mengamati kepompong yang dilihatnya kemarin. Lubang yang hanya berukuran beberapa mili itu tampak lebih lebar sekarang. Mungkin hampir 1 cm besarnya. Puas mengamati, pria itupun kembali ke biliknya.



Iapun tetap kembali keesokan harinya. Mengamati perkembangan si kepompong. Akan tumbuh menjadi apakah dia? Si pria itu kemudian terkejut. Tak ada perubahan yang cukup kelihatan hari ini. Ukuran lubang di kepompong itu masih nyaris sama seperti kemarin. Hanya terlihat sebuah kaki panjang terjuntai keluar.



"Ah, kasihan kupu-kupu ini, mungkin ia terjepit dan tak bisa keluar," gumamnya.



Iapun terdiam beberapa saat. Seperti kebingungan kemudian ia bergegas lari ke dalam biliknya. Dari sana dibawanya sebuah gunting. Tanpa berpikir panjang kemudian ia membuat lubang pada kepompong agar lebih besar. "Jika sudah begini kupu-kupu ini pasti bisa keluar."



Dan memang benar, beberapa detik setelah lubangnya diperlebar, si kupu-kupu itu memang bisa menggeliat keluar. Perlahan ia menggerakkan seluruh tubuhnya dan berjalan perlahan. Namun, alangkah terkejutnya si pria itu. Sayap kupu-kupu itu belum sempurna betul. Ukurannya sangat kecil sehingga kupu-kupu itu tak bisa terbang. Ia hanya mondar mandir ke sana kemari dan tampak bingung.



Ternyata si pria itu salah sangka. Dikiranya kupu-kupu itu tak bisa keluar karena lubangnya terlalu kecil. Padahal lubang itu memang belum terbuka lebar jika pertumbuhan si kupu belum sempurna.



Perlahan si kupupun mati karena tak mampu terbang.



Sahabat,



Sekalipun masalah yang tengah dihadapi saat ini sangat besar, jangan pernah lari darinya. Banyak hal yang bisa dipelajari dan membuatmu tumbuh dan berkembang. Tenang saja, kita tidak akan diberi masalah yang tak bisa dipecahkan oleh-NYA. Justru dengan ini, kita akan menjadi pribadi yang semakin dewasa.



 Sumber

#ad2fcb


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar