Jumat, 14 September 2012

Konsumsi 8 Makanan ini Agar Kamu Gak Cepat Lapar



[imagetag]




Bagi Anda yang sedang berdiet, godaan untuk makan camilan pasti sulit dihindari. Lebih baik, ganti camilan Anda dengan makanan sehat yang bisa bantu mengontrol nafsu makan. Ingin tahu makanan apa saja yang baik dikonsumsi selama diet? Berikut jenis-jenis makanan yang bisa membuat Anda kenyang lebih lama, sehingga tidak cepat lapar, dirangkum dari Woman's Day.



1. Telur



Sebuah studi yang dilakukan Pusat Penelitian Pennington Biomedical di Los Angeles menemukan, bahwa orang-orang yang kelebihan berat badan dan mengonsumsi telur saat sarapan, cenderung bisa menahan lapar. "Telur adalah kombinasi sempurna antara protein dan lemak, sehingga lebih memuaskan perut dibanding sarapan lainnya," ujar Julie Kaye, MPH, RD, CDN, seorang ahli diet dari New York. Masih ragu makan telur karena kolesterol? Kaye juga menambahkan, "meskipun kandungan lemak dalam kuning telur cenderung tinggi, itu bukanlah penyebab utama kolesterol darah meningkat," jelas Kaye. Jika Anda masih khawatir, Anda bisa mencoba putih telur cair, yang juga mengandung protein dan dapat mencegah kelaparan lebih lama.



2. Alpukat



Buah hijau satu ini selain lezat, juga memiliki banyak manfaat dengan kandungan serat serta lemak tak jenuh di dalamnya. "Tinggi serat dan kaya lemak, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, dan memungkinkan Anda untuk kenyang lebih lama," ungkap Erin Palinski, RD, CDE, LDN, CPT, penulis 'Belly Fat Diet for Dummies'. Penelitian juga menunjukkan bahwa asam oleat dan lemak tak jenuh dalam alpukat, akan mempengaruhi otak untuk berpikir perut sudah penuh sehingga Anda pun tidak akan cepat lapar.



3. Kacang-kacangan



Satu porsi kacang-kacangan akan membuat perut terasa penuh lebih lama karena kandungan protein, karbohidrat kompleks dan lemak baik di dalamnya. Menurut Julie McGinnis, MS, RD, seorang ahli diet, "Gula darah yang stabil karena konsumsi jenis kacang-kacangan akan membuat perut terasa kenyang lebih lama," ungkapnya.



4. Lada Merah



Rempah-rempah satu ini adalah salah satu makanan yang bisa menekan nafsu makan Anda. Penelitian dari Universitas Purdue di West Lafayette, IN, menemukan bahwa orang yang menambahkan setengah sendok teh lada merah untuk makanannya, akan mengonsumsi 60 kalori lebih sedikit saat makan berikutnya. Untuk Anda yang sedang diet, menambahkan setengah sendok teh cabai bubuk atau lada dalam makanan akan membantu menghilangkan 10 kalori pada tubuh.



5. Air



Tentunya Anda tahu bahwa air memiliki banyak manfaat bagi tubuh dan salah satunya adalah mengontrol nafsu makan. Kandungan H2O di dalamnya sangat penting untuk menjaga organ, sendi, jaringan dan fungsi sistem pencernaan dengan baik, sekaligus membatasi nafsu makan, seperti yang diungkapkan Elizabeth DeRobertis, MS, RD, CDN, CDE, seorang ahli diet. Studi menunjukkan bahwa partisipan yang minum dua gelas air sebelum makan, mengonsumsi 75 90 kalori lebih sedikit dibandingkan orang yang tidak minum air sama sekali.



6. Yogurt



Kaya kalsium dan rendah gula serta kandungan protein yang tinggi adalah salah satu faktor utama tubuh akan merasa kenyang lebih lama. "Makanan kaya protein juga mengandung lemak dalam jumlah tertentu, yang akan menahan nafsu makan," ujar Kaye.



7. Sup



Makanlah sup jika Anda ingin mengurangi porsi makan Anda. Sebuah penelitian terbaru dari Pennsylvania State University mengungkapkan, perempuan yang mengonsumsi satu porsi sup untuk sarapan, makan 100 kalori lebih sedikit saat makan siang dibanding wanita yang makan nasi saat sarapan. Kandungan air yang tinggi dalam sup, serta sayuran yang ada di dalamnya akan membuat tubuh kenyang lebih lama. Namun pastikan Anda mengkonsumsi sup yang cair dan bukan krim.



8. Kacang Almond



Semua jenis kacang-kacangan memiliki lemak sehat yang baik untuk jantung, namun kacang almond mengandung paling banyak serat, sehingga akan membuat Anda lebih kenyang. "Makan sekitar 15 almond saat siang dan makan malam dapat mencegah kelaparan dan perasaan ingin ngemil di sore hari," ungkap Kaye. Sebuah studi menunjukkan bahwa tubuh tidak dapat menyerap semua lemak dalam almond, sehingga memungkinkan asupan kalori lebih rendah saat dikonsumsi. Namun ingat, Anda tetap tidak boleh memakannya secara berlebihan. Kaye menambahkan, terlalu banyak makan almond akan merusak selera Anda ketika makan siang, sehingga asupan kalori harian tidak tercukupi.



 Sumber

#ad2fcb


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar