Rabu, 05 September 2012

Bayi tanpa Wajah memerlukan Bantuan



[imagetag]





Hidup adalah perjuangan tanpa henti dan harus dilalui dengan penuh kesabaran. Mungkin itulah sepatah kata yang pantas dialamatkan kepada pasangan Sisu Susanto (23) dan Marhani (17).









Pasangan yang tinggal di Desa Ranggi Ajung, Jebus Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung harus sedih berkepanjangan. Pasalnya, si buah hati bernama Rezki Tiarahal, lahir tanpa memiliki wajah.









Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Komunitas Hati Nurani, Rezki lahir pada 8 Oktober 2009. Sejak lahir, kondisi Rezki sudah tidak normal. Selain kepalanya membesar layaknya hidrosepalus, wajah yang dimiliki Rezki pun terkesan tak beraturan.









Kondisi wajahnya yang nyaris tak berbentuk membuat dia tak bisa menikmati ASI seperti bayi normal lainnya. Kondisi ini juga membuat Rezki tidak bisa ditimang oleh ortangtuanya. Selain itu, kaki kirinya dan jari kelingking kanannya pun tak ada. Dari beberapa kasus penderita hidrosepalus, Rezky termasuk salah satu yang terparah.









Dari mulut Rezky yang tidak bisa menutup terlihat jelas batas antara dinding mulut dan hidung. Amandel dan leher bagian atas juga terlihat. Dari hidungnya yang rata dan bolong lebar juga terlihat kelenjar hidung. Biaya yang dibutuhkan Rezky untuk operasi merombak wajah berkisar Rp500 juta hingga Rp1 miliar.









Ayahnya yang hanya bekerja sebagai perangkat desa, tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya, honor yang diterima hanya sebesar Rp500 ribu dan sudah habis untuk kebutuhan sehari-hari keluarga. Dia berharap, suatu saat ada donatur yang rela membantu untuk kesembuhan anaknya.



#ad2fcb


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar