Kamis, 23 Agustus 2012

Tips Menu Makan Malam Untuk Anak


[imagetag]
Tips Menu Makan Malam Untuk AnakTips Menu Makan Malam Untuk Anak Jika sarapan adalah raja, makan siang adalah pangeran dan makan malam adalah pengemis bisa sedikit menggambarkan pentingnya makanan dalam kehidupan manusia, maka mungkin ini akan sedikit berbeda untuk anak-anak.

Masa anak-anak adalah masa pertumbuhan dan setiap waktu makan mereka membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk untuk diri mereka.

Makan malam adalah waktu dimana anak bisa menghabiskan waktu bersama seluruh anggota keluarga, berbeda dengan waktu makan pagi atau siang. Bagaimana menyiapkan makan malam yang menarik bagi seluruh anggota keluarga di waktu special ini?

Buat anak yang terpenting adalah makanan tersebut haruslah enak dan menarik untuk dilihat. Banyak buku resep yang menyediakan ide yang bisa dicontoh. Namun ada beberapa persiapan yang orang tua bisa lakukan.

Pertama,
libatkan anak dalam proses memasak. Tanyakan pada mereka apa yang mereka inginkan untuk makan malam bahkan jika memungkinkan ajak mereka untuk turut berbelaja dalam memilih bahan makanan yang akan dimasak.

Kedua,
ajak anak-anak dalam proses memasak. Minta mereka untuk mencuci bahan makanan dan juga memotong-motong (tentunya dengan pengawasan) bahkan turut serta mencampur bahan-bahan yang akan dimasak.

Orang tua harus bersabar jika mereka melakukan kesalahan atau menjatuhkan barang-barang didapur sehingga mereka tetap bersemangat.

Ketiga,
dalam proses penyajian gunakan peralatan makanan yang menarik, beraneka warna dan juga bentuk yang disukai anak.

Sebaiknya makanan yang dimasak juga berwarna-warni yang akan membuat meja makanan jauh lebih semarak.

Untuk tetap memenuhi kebutuhan gizi anak, pastikan bahwa dalam menu anak mengandung karbohidrat (nasi, kentang, atau jagung bisa divariasikan untuk hari yang berbeda sebagai sumber tenaga), protein (nabati dan hewani sebagai bahan pembentuk sel-sel tubuh), serat dan vitamin (sayur dan buah-buahan untuk pecernaan dan juga kesehatan) serta segelas susu (kalsium dan vitamin didalamnya befungsi sebagai pelengkap) yang bisa mereka minum setelah makan atau sebelum tidur.

Hindari atau kurangi penggunaan minyak goreng, garam, gula dan bahan penyedap. Penggunaan berbagai macam bumbu dapur dalam suatu masakan sebenarnya sudah cukup untuk memberikan rasa sedap dalam makanan tersebut tanpa perlu penambahan bumbu penyedap dan tentu saja jauh lebih sehat bagi si anak.

Salah satu hal terpenting adalah menjaga mood anak. Jangan memarahi anak selama makan hanya karena hal-hal sepele dan bila mereka ingin mencoba untuk makan sendiri, biarkan saja.

Ini penting dalam perkembangan mental mereka dimana mereka belajar untuk mengemukakan keinginan mereka sendiri dan juga belajar mandiri untuk melakuka segala sesuatunya sendiri.

Dengan begini anak akan merasa nyaman untuk memakan makanan yang sudah mereka siapkan sendiri dan memenuhi kebutuhan gizi mereka serta menikmati waktu kebersamaan dengan seluruh anggota keluarga.
#ad2fcb

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar