Selasa, 21 Agustus 2012

Industri Film Porno AS Tunda Produksi Diserang Raja Singa


[imagetag]
Industri Film Porno AS Tunda Produksi Industri Film Porno AS Tunda Produksi Diserang Raja Singa Para pelaku industri film porno di Amerika Serikat sedang mumet. Pasalnya, ada kemungkinan penyakit sifilis tengah menjangkiti sekitar 1000 aktor dan aktrisnya. Atas dasar itu, penangguhan pengambilan gambar pun didengungkan.

Free Speech Coalition, kelompok yang mewakili industri film dewasa itu, mengumumkan permintaan moratorium melalui laman mereka setelah mendapat kabar bahwa salah seorang aktor terbukti positif terserang raja singa.

Moratorium yang diumumkan pada Sabtu, 18 Agustus 2012, diuarkan sehari pasca Departemen Kesehatan Los Angeles, California, AS, menyatakan bahwa mereka sedang menyelidiki merebaknya wabah sifilis di industri film itu.

"Para dokter yang memeriksa [para aktor dan aktris] akan mengumumkan waktu yang tepat untuk menarik moratorium," ujar kepala Free Speech Coalition kepada laman LA Times. Dengan ancang-ancang itu, seluruh pengambilan gambar yang menyangkut film-film dengan kategori xxx akan dihentikan untuk sementara waktu.

Menanggapi isu panas itu, Presiden AIDS Healthcare Foundation, Michael Weinstein, mengatakan perusahaan film biru terbukti tak mampu mengurus diri mereka sendiri. Hasilnya, yayasan itu akan menggunakan kasus sifilis barusan untuk mendukung kampanye mereka mengenai penggunaan kondom selama pengambilan gambar.

Di California, angka kasus sifilis meningkat 18% pada tahun 2011 dibandingkan tahun sebelumnya. Penyakit menular seksual ini jika tak tertangani akan menyebabkan kerusakan permanen pada jantung, otak, dan organ tubuh lainnya.sumber
#ad2fcb

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar