Senin, 20 Agustus 2012

Diskon 50% Jika Pakai Rok Mini

Sebuah taman bermain memberikan diskon 50 persen untuk pengunjung wanita yang memakai rok mini. Hal ini memicu argumen bahwa promo taman bermain tersebut sangat vulgar dan telah merendahkan derajat wanita.

Love Miniskirt (Cintai Rok Mini) adalah kampanye yang dilakukan Guilin Merryland Theme Park, China selama musim panas tahun ini. Promo tersebut jelas menimbulkan pro dan kontra karena dianggap melecehkan wanita. Meskipun penuh kontroversi, banyak wanita yang menggunakan promo tersebut. Dilansir dari Chinahush, pihak Guilin Merryland mengatakan bahwa promo ini telah berlangsung selama 5 tahun dan mendapat tanggapan yang baik.



[imagetag]
 
Antrian pengunjung wanita di Guilin Merryland (c) chinahush

Promo penuh kontroversi tersebut berlaku mulai bulan Juli hingga Agustus. Syaratnya, wanita harus berusia lebih dari 18 tahun dan memakai rok mini kurang dari 38 cm. Pihak Guilin Merryland menyediakan beberapa staf wanita untuk mengukur panjang rok mini. Jika kurang dari 38 cm, maka pengunjung wanita mendapat potongan harga tiket 50 persen, dari harga RMB 110 (sekitar Rp 165.000) menjadi RMB 55 (sekitar Rp 82.500).

"Promo ini bertujuan mendorong pengunjung perempuan untuk menampilkan kecantikan mereka di musim panas," ujar Li Wenxing yang merupakan deputi manager Guilin Merryland, seperti dilansir Nydailynews. Target dari promo ini adalah memecahkan rekor dunia, yaitu 10.000 wanita yang memakai rok mini di Guilin Merryland.


[imagetag]

Staf Guilin Merryland mengukur panjang rok (c) chinahush

Pihak Guilin Merryland boleh saja berbaik hati memberi diskon khusus, tetapi banyak pengunjung wanita yang hanya memakai rok mini saat melalui pintu masuk, kemudian mengganti rok atau bawahan yang lebih sopan setelah berada di dalam taman. Fakta ini menjadi bukti bahwa banyak wanita yang tak nyaman memakai rok mini di taman bermain.

"Jika perempuan ingin menikmati diskon dengan menampilkan tubuh mereka, apakah mereka akan mendapat tiket gratis jika telanjang?" demikian salah satu tulisan pemilik blog bernama Song Xiangping, seperti dilansirCNN. Kritik tajam tersebut hanya salah satu pendapat dari mereka yang tidak setuju dengan ide promosi yang dianggap vulgar ini.

sumber







#ad2fcb

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar