Selasa, 28 Agustus 2012

4 Jenis Penyakit Baru di Abad 21



[imagetag]






OGAH PRIHATINIS





Penyakit SSG (Suka Suka Gue) menyerang anak-anak remaja, tetapi orang tua pun bisa kena.



Gejala-gejalanya: badan bongsor, gemuk dan bawaannya pingin happy-happy, senang-senang, ogah menderita, malas bekerja/belajar, maka lebih suka menonton daripada membaca dan bermain daripada belajar atau bekerja. Sebagai akibatnya jadi gampang ngantuk, lupa dan akibatnya menaikkan kadar kolesterol. Penyakit ini susah disembuhkan. Sangat merepotkan keluarga, pasangan dan guru.



GILA HARTANIS





Penyakit HUV (Hidup untuk Verut). Menyerang dewasa yang udah bekerja, alias tahu duit. Lebih ganas daripada penyakit anjing gila atau sapi gila.



Gejala-gejalanya: Mata hijau (alias mata duitan!), Kerasa haus terus (haus uang, haus barang, haus kekuasaan). Susah tidur, otak berputar-putar terus. Pasien ini tidur 3-4 jam saja sehari. Kalau sudah parah, penyakit ini membuat pasiennya hilang ingatan!



GENGSIANISTIS





Penyakit ini menimpa segala umur, dari anak-anak sampai kakek-nenek. Penyakit ini ditularkan dari mulut ke mulut, dan juga lewat layar kaca. Penyebab belum terdeteksi, nampaknya asli dari dalam diri sendiri.



Gejala-gejalanya: Kepala mendongak ke atas, wajah menyeramkan (atau diseram-seramkan), dan gampang marah, karena penyakit ini menyerang otak pengendali rasa malu dan



menaikkan kadar sombongsit sehingga pasien akan merasa lebih dari yang lainnya. Khusus untuk pasien berumur muda, penyakit ini membuat pasien alergi terik matahari, suka yang halus-halus, serta demen di ruang ber-AC, berjam-jam disalon, spa, doyan jamu-jamuan, lotion, dan perawatan tubuh. Kalau sudah parah penyakit ini bisa sungguh amat sangat menakutkan. Pasiennya gampang lupa, lupa dirinya, lupa temannya dan terutama lupa Penciptanya!



SHOPPING SYNDROME





Penyakit ini menyerang kaum wanita, terutama 25-55 tahun.



Gejala-gejalanya: kalau lihat baju dan sepatu baru, mata susah berkedip, wajah berbinar-binar dan mulut ngiler, kaki tak bisa diam, tak betah di rumah dan pingin keluyuran melulu ke mall. Kalau sudah parah, penyakit ini nggak tanggung-tanggung akibatnya:



Stadium 2: dompet sendiri amblas.



Stadium 3: dompet suami amblas.



Stadium 4: dompet temen atau saudara amblas! Sangat menular!!



 Sumber

#ad2fcb


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar