Jumat, 17 Februari 2012

LCT. ALFA LIMA STAR

Ship Repair LCT. ALFA LIMA STAR


Vessel Name: ALFA LIMA STAR
Class: KI
Type of Ship: LCT
Principal Particulars
Dimension: 42.00 m x 9.00 m x 2.80 m
Arrival: 24/01/2012
Docking: 24/01/2012
Attn

LCT. ALFA LIMA STAR yang direparasi di PT. MERANTI NUSA BAHARI sudah hampir  selesai, semua bagian lambung yang mengalami depormasi diganti, termasuk bagian bottom, konstruksi kapal inipun sudah banyak yang mengalami depormasi sehingga atas rekomendasi dari pihak BIRO KLASIFIKASI INDONESIA, owner menyetujui pihak galangan untuk mereparasi total bagian-bagian kapal yang sudah tidak layak.

Menurut keterangan awak kapal, bahwa kapal ini sudah sekitar 6 tahun tidak naik dok, padahal konstruksi dan bagian lambung sudah banyak yang mengalami depormasi sampai terjadi kebocoran, akan tetapi bagian-bagian yang mengalami kebocoran hanya ditutupi dengan cor semen untuk menghindari masuknya air ke dalam tangki muat. Hal ini menyebabkan pekerja PT. MERANTI NUSA BAHARI kewalahan karena selain membongkar bagian pelat yang sudah tidak layak, pekerja juga membongkar cor semen yang terdapat di beberapa titik bagian bottom.

Tidak jauh beda dengan konstruksinya, system penggeraknya juga sudak tidak layak untuk dioperasikan, dimana after bearing shaft propeller sudah harus diganti, begitu juga dengan rudder stock yang mengalami depormasi lebih dari 30%.



Semua pekerjaan repair hanya tinggal finishing dan pengujian hasil pengelasan untuk mengetahui hasil las tidak ada yang mengalami kebocoran, pengujian yang dilakukan dengan menggunakan kapur dan  solar, kapur di olesi secara merata dibagian yang sudah di las, kemudian dari permukaan yang berlawanan di lumuri dengan solar,untuk mengetahui adanya terjadi kerusakan pengelasan, akan terlihat rembesan solar pada permukaan yang sudah diolesi dengan kapur.

Rencanya LCT.ALFA LIMA STAR akan turun dock dalam beberapa hari lagi, setelah lambung kapal dicat dan dipasangnya zinc anoda yang berfungsi untuk memperlambat proses depormasi lambung kapal yang berada dibawah garis air.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar