Kamis, 03 Maret 2011

Google Docs Diperkaya Fitur OCR Terbaru Dengan Dukungan 34 Bahasa


Sejak meningkat pesatnya penggunaan internet akhir-akhir, berbagai layanan online pun tampak tumbuh subur bermunculan di mana-mana. Seiring dengan hal itu, kabarnya kini banyak orang mulai beralih ke layanan online yang ada. Selain menawarkan sejumlah kemudahan dan kepraktisan bagi para penggunanya, layanan ini juga menyediakan pengelolaan secara bersama-sama atau dikenal dengan sharing yang tampaknya sulit ditemui pada penggunaan aplikasi desktop biasa.
Google sebagai penyedia layanan terbesar dan terpopuler saat ini kabarnya telah memperkaya keberadaan fitur Google Docs-nya. Perlu diketahui pula, keberadaan Google Docs ini boleh jadi secara berangsur-angsur telah memposisikan kesetaraan dengan keberadaan aplikasi sejenis yang berbasis desktop biasa. Apalagi Google Docs kini telah diperkaya oleh sebuah fitur keren terbarunya yaitu built-in Optical Character Recognition (OCR). Dengan fitur ini memungkinkan penggunanya bisa meng-upload file yang di-scan atau bahkan gambar, dan mengubahnya menjadi “editable” pada dokumen asli tersebut. Sebenarnya fitur ini sendiri telah diperkenalkan tahun lalu dan Google kini telah memperluas jumlah bahasa asing yang didukungnya dengan 29 bahasa yang baru sehingga keseluruhan telah mencapai 34 bahasa.
Jaron Scaeffer yang bertindak sebagai Software Enginner di Google, mengungkapkan kalau pihaknya baru saja melakukan tambahan dukungan bahasa baru sebanyak 29 bahasa termasuk bahasa Eropa yang paling banyak dipakai, bahasa Rusia, bahasa Chinese Simplified dan beberapa bahasa Asia lainnya. Dan pada halaman upload, ketika pengguna akan mengupload file, di situ akan ditampilkan daftar lengkap bahasa yang akan digunakan.

Perlu diketahui, pihak Google telah memperkenalkan kemampuan mengupload dokumen ke Google Docs dengan menggunakan Optical Character Recognition (OCR) tersebut pada bulan Juni 2011 yang lalu. Gambar dan file PDF yang biasanya dibuat dengan scanner ataupun kamera ponsel bisa dianalisa dengan keberadaan fitur OCR ini. Setelah itu, sistem akan mengekstrak ke dalam bentuk teks dan beberapa format sehingga memungkinkan penggunanya bisa langsung mengedit dokumen tersebut melalui Google Docs.
Kini jika pengguna memilih “Convert text from PDF or image files to Google Docs documents”, maka pengguna akan memilih salah satu bahasa asli yang digunakan dalam file dari 34 bahasa yang tersedia.
Pada dasarnya tidak ada software OCR yang sempurna, tapi hal-hal seperti buku-buku dan dokumen-dokumen yang di-scan akan sangat mudah dibaca menggunakan fitur OCR ini. Dan sudah barang tentu, semakin tinggi resolusi maka akan semakin baik hasilnya.
Seiring dengan adanya dukungan bahasa yang baru ini, tentunya juga banyak pihak yang telah menyambut baik tentang adanya peningkatan kualitas OCR besutan Google tersebut. Dukungan yang diberikan juga berasal dari orang Inggris, Francis, Itali, Jerman, Spanyol dan masih banyak lagi. Selain itu, software OCR tersebut kini dapat melakukannya dengan lebih baik untuk mengenali dan menjaga keberadaan huruf aslinya beserta formatnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar